Pelindo Ambon Gelar Sosialisasi Penertiban dan Relokasi PK5

filter: 0; jpegRotation: 0; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0; hw-remosaic: 0; touch: (0.43249995, 0.43249995); modeInfo: ; sceneMode: Auto; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 0.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

Ambon,Terasfakta.com- Pelindo Ambon mengadakan sosialisasi II penertiban dan relokasi Pedagang Kaki Lima (PK5) di area rencana proyek pembangunan dan renovasi Terminal Penumpang Pelabuhan Ambon, yang bertempat di Kantor Pelindo Ambon, Senin (14/07/2025).

Dalam kegiatan sosialisasi, Pelindo Ambon menjelaskan rencana penertiban dan relokasi PK5 serta memberikan informasi tentang manfaat dan dampak dari kegiatan ini. Selain itu, juga dibahas mengenai rencana tindak lanjut dan koordinasi dengan stakeholder terkait.

Kegiatan sosialisasi ini dipimpin oleh GM  Pelindo Ambon, Zahlan, turut dihadiri oleh, Kasad Satuan Pol-PP kota Ambon, Ketua Komisi II dan III DPRD Kota Ambon, serta Stakeholder terkait.

GM Pelindo Ambon Zahlan, sangat mengapresiasi kepada Pemerintah kota Ambon, DPRD kota Ambon Komisi II dan III serta Stakeholder terkait lainnya yang telah mendukung kegitan sosialisasi ini dimana telah memberi arahan-arahan pengertian yang baik kepada PK5 agar lebih memahami terkait renovasi terminal penumpang di Pelabuhan Ambon.

Lebih lanjut dijelaskan, bahwa kegiatan proyek ini berjalan bukan berarti menghambat atau menghentikan kegiatan Pedagang Kaki 5 (PK5) di dalam pelabuhan. Namun dibolehkan akan tetapi sifatnya buka tutup artinya selesai kegiatan pelayanan kapal pedagang kaki lima (PK5) juga balik bersama barang-barang dagangannya dan tidak lagi menetap. Statusnya sewa tidak boleh tinggal 2×24 jam didalam Pelabuhan.

” kedepan nanti setelah proyek ini selesai tepat waktu, pedagang kaki lima (PK5) ditata kembali dan sudah tentu diprioritaskan Pedagang kaki lima yang taat menyelesaikan retribusinya setiap bulan untuk tetap kerja sama,” ungkap Zahlan.

Selain itu, Kata Zahlan Kegiatan sosialisasi ini kami lakukan semata-mata mengantisipasi, memberikan pemahaman agar jangan sampai ada keributan atau penolakan. ” Dan semua pedagang kaki lima (PK5) bisa menerimanya dengan hati yang legowo atau sama-sama enak, “kata Zahlan.

Zahlan juga menambahkan, bahwa lama pekerjaa proyeknya 18 bulan dan rencananya abis bulan ini, peletakan batu pertama kemudian dilanjutkan dengan pembangunan gedung yang baru, selesai itu lanjut dengan renovasi bangunan yang lama.

Untuk itu, fasilitas gedung baru diperluas kemudian menambah satu gedung untuk Checking penumpang masuk, dan untuk aksesorisnya nanti selesai semuanya ditambah brid atau garbarata dari gedung ke kapal.

Ia mengharapkan, dengan Revitalisasi Terminal Penumpang Pelindo Ambon berkomitmen akan terus meningkatkan kualitas pelayanan pelabuhan dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. (E*L)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://febm.umrah.ac.id/unik-kegiatan-mahasiswa-ukm/ https://siladikti.kopertis7.go.id/ https://cvpulsa.id/tutorial https://brida.sultengprov.go.id/ https://ppid.umrah.ac.id/ https://ppid.bpkad.jatengprov.go.id/