Tual, Terasfakta.com- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan di wilayah kepulauan. Melalui kerja sama dengan Pemerintah Kota Tual dan pelaku industri jasa keuangan, OJK Maluku menggelar serangkaian kegiatan edukasi dan koordinasi strategis untuk memperluas akses layanan keuangan masyarakat.
Kepala OJK Provinsi Maluku, Andi M. Yusuf, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen OJK dalam menghadirkan layanan keuangan yang merata, tidak hanya di pusat kota, tetapi juga bagi masyarakat pesisir, pelajar, dan pelaku UMKM di daerah kepulauan.
Kegiatan dimulai dengan edukasi keuangan syariah di Madrasah Aliyah Raudhah Kota Tual. Ratusan pelajar dan guru memperoleh pemahaman mengenai prinsip dasar keuangan syariah, pentingnya menabung melalui program Simpanan Pelajar (SimPel), serta bahaya kejahatan digital seperti penipuan keuangan dan judi online.
Selanjutnya, OJK Maluku memberikan edukasi kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pelaku usaha mengenai pengelolaan keuangan keluarga, akses pembiayaan usaha, serta investasi yang aman dan sesuai ketentuan.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Tual yang membahas strategi perluasan akses keuangan, termasuk penguatan program Kredit Usaha Rakyat (KUR), perluasan layanan agen perbankan, serta mendorong transaksi digital melalui QRIS.
Pemerintah Kota Tual juga berencana meluncurkan program kredit bersubsidi bunga pada tahun 2026 untuk mendukung pelaku usaha mikro.
Melalui sinergi ini, OJK Maluku berharap masyarakat Kota Tual dapat semakin mandiri secara ekonomi dan memanfaatkan layanan keuangan formal secara bijak. (E*L)












