TUAL, Terasfakta.com- Dua nelayan asal Kota Tual berhasil dievakuasi Tim SAR Gabungan setelah longboat yang mereka gunakan mengalami mati mesin dan terombang-ambing di Perairan Pulau Baer, Kabupaten Maluku Tenggara, Minggu (24/5/2026).
Kedua nelayan ditemukan dalam kondisi selamat sekitar pukul 09.45 WIT setelah Tim SAR bergerak melakukan pencarian usai menerima laporan kondisi membahayakan jiwa manusia.
Koordinator Pos SAR Tual menjelaskan, informasi pertama diterima sekitar pukul 08.40 WIT dari pelapor bernama R. Arjan yang meminta bantuan SAR karena dua nelayan mengalami kerusakan mesin motor tempel saat berada di sekitar Perairan Pulau Baer.
“Tim SAR Gabungan bergerak menuju lokasi kejadian pada pukul 09.00 WIT dan korban berhasil ditemukan sekitar pukul 09.45 WIT dalam keadaan selamat,” ungkapnya.
Selanjutnya, kedua korban dievakuasi menuju Desa Nam, Kota Tual, untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Sebelumnya, kedua nelayan diketahui berangkat melaut sejak Sabtu (23/5/2026) di sekitar Perairan Pulau Baer dan dijadwalkan kembali ke Kota Tual pada Minggu (24/5/2026).
Namun, dalam perjalanan pulang mesin longboat mengalami kerusakan sehingga mereka meminta bantuan evakuasi.
Adapun identitas korban yakni Lanoho Latarisa (65) dan Aan (43).
Operasi SAR melibatkan Basarnas Pos SAR Tual, Bakamla Tual, serta keluarga korban. Tim SAR menggunakan satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB) dan Rescue Car dalam proses evakuasi.
Cuaca saat operasi berlangsung dilaporkan hujan ringan dengan kecepatan angin tenggara mencapai 24 knot dan tinggi gelombang sekitar 1,25 meter.
Setelah seluruh korban berhasil dievakuasi dengan selamat, operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing. (E*L)












