AMBON,Terasfakta- Polresta Pulau Ambon & P.P Lease siap bersinergi dengan Kodam XV/ Pattimura untuk amankan Kota Ambon Terkait insiden 12 januari 2025 di Tugu Trikora kemarin
Hal ini disampaikan Kapolresta Pulau Ambon & P.P Lease Kombes Pol Diryano Andri Ibrahim kepada awak media disela-sela Rapat Komisi I DPRD Kota Ambon di Baileo Rumah Rakyat Belakang Soya, Kamis (16/01/2025).
Menurutnya, menyikapi insiden kemarin di tugu trikora, sudah direncanakan akan ada penambahan sekitar 20 pos pengamanan di beberapa titik lokasi rawan gangguan kamtibmas di wilayah Kota Ambon dan sekitarnya.
Andri juga menjelaskan, bahwa sebelumnya sudah ada 4 pos pengamanan di lokasi-lokasi rawan konflik masing-masing di Stain, Airbers, Kebun Cengkeh dan disimpang Alfamidi. Tentunya ini akan sangat membantu kecepatan anggota untuk mendatangi kejadian-kejadian di sekitar lokasi disana.
“Diharapkan dengan adanya pos-pos pengamanan tersebut ke depan nantinya untuk kejadian-kejadian atau pelanggaran hukum tindak pidana ataupun kejadian yang lainnya dapat berkurang di Kota Ambon,” ungkapnya.
Karena kalau mau dilihat, kata Andri, ada banyak sekali titik-titik rawan, potensi-potensi, kejahatan, pelanggaran hukum dan juga keributan dan sebagainya. “otomatis kita akan tempatkan pos-pos pengamanan Kurang lebih sekitar 20 Pos pengamanan yang direncanakn,” bebernya.
Ketika disinggung diduga ada oknum sopir angkot, banyak yang membawa alat tajam ketika membawa angkot menyikapi hal tersebut, kata Andri, tentunya pihak kepolisian tidak bisa tinggal diam untuk hal ini.
kita akan segera melakukan razia angkot-angkot
kalau memang kedapatan ada yang bawa senjata tajam, langsung disita dan diamankan.”upaya kita untuk sekarang ini meredam segala bentuk permasalahan, situasi yang bisa menyebabkan timbulnya kerusuhan,” tutup Andri. (E*L)












