Berita  

Pertemuan Nurjannah Rahawarin Wartawan Terasfakta.com Bersama KASIPENKUM KAJATI Maluku Terkait 33.3 M, RAHMA H. Cuma Tameng

Ambon,Terasfakta.com- Vidio Viral NURJANNAH RAHAWARIN Wartawan Terasfakta.com bersama Kasipenkum mulai menjadi perhatian Media sosial dan penggemar kritik Tiktok milik Akeba buru. Jalan blobang.

Dalam pertemuan Nurjannah setelah tiba di Kota Ambon, baginya adalah pulang untuk mendapatkan apa yang dia perjuangkan terkait motiv kasus 33.3 M Yang dibongkarnya tahap demi tahap dalam muatan berita di Terasfakta.com maupun media lainnya sekalipun dia terpaksa harus memberikan iuran media lain yang mengangkatnya demi terbongkar sindikat Skandal 33.3 M. KPUD, terkait kasus Dana Hibah tersebut.

Bersama kasus 12,7 M, Kasus 2,5 M.Yang di sampaikan oleh Ketua DPRD Kab Buru. Bambang L. Buana dan anggaran tunjungan 23 Guru Kepsek Desa tertinggal dan Zona 3T, yang bersarang di tubuh Dinas PDK. Full Tahun Anggaran 2023/2024/Tunjangan Guru TW awal 2025.

Dalam pertemuan nya bersama Jubir Kajati Yakni Kasipenkum, Ardi. menguraikan perjalanan dia melakukan investigasi awal dari kasus 8.M. yang di sikat x Bendahara IRMA WAKANNO.

Eronisnya Nurjannah sampai melakukan investigasi awal anggaran publikasi Media Yang sudah di cantumkan dalam RAB KPUD BURU WALID ASIS. Sebagai Ketua. Sekertaris S. Kabau yang ikut berdebat dengan bendahara. Ketua Komisioner Faisal Mamulati. dan Bendahara. Rahma. H.

Semua awal kloronologi kasus sampai ke tingkat pembakaran kantor KPUD yang kemudian di lakukan oleh Rahma H. akibat serangan bertubi tubi interfensi Anggaran Senilai 33,3.M.yang membuat Saudari bendahara Nekad bertindak membakar ased (Daerah) barang Negara tersebut.

Menurut Nurjannah, sebenarnya awalnya dia telah membocorkan rahasia anggaran media tersebut kepada 2 awak Media saat bulak Balik kantor KPUD untuk memperoleh ID. saat awal peliputan Debat
Kandidat, bahkan sampai salah paham dengan dua anggota Polres yakni Wakapolres dan Kasihumas. akibat tidak diijinkan masuk berdasarkan tidak mendapat ID dari KPUD yang sengaja dibuat Walid Asis ketua KPU sendiri.

Pasalnya dia setiap hari menulis 3 Kandidat didalam beritanya yang saat itu memang memegang 2 Media, NEWS INVESTIGASI 86.Dan Sentral Politik padahal saya butuhkan 1 ID saja.

Dari seluruh kronologis kasus pembakaran kantor KPUD kab Buru.
disertakan akibat jebolnya anggaran 33,3 M.menjadi perhatian serius, Nurjannah memburu dengan matang serta mempelajari studi rekam jejak pemeriksaan pihak Polres kab buru. berawal dari Komprensi Pers di Polres Buru oleh AKBP Sulastri Sukidjang
Serta pertanyaan yang tidak di jawab dengan Baik oleh Kapolres Kab Buru.

melakukan Investigasi Data Anggaran upah PPS, KPPS dan PPK.
sampai ke tingkat Demokrasi Aksi di depan Polres dan KPUD berpindah kekantor Inspektorat daerah kab buru.

Catatan perjalanan aksi yang di jawab Faisal Mamulati, selaku Ketua Komisioner KPUD BURU. yang mengakui. menjelaskan 2,5 Jebol. sehingga mengakibatkan honorer pelaksana PPK Dan KPPS yang tidak terbayar serta tahapan berita, Nurjannah, menyampaikan semua ini sudah waktunya. barulah dia menemui Kasipenkum.

Disatu sisi Nurjannah, menambahkan kronologi dan bukti Hasil komunikasi dengan X PJ Bupati Buru, Syarif Hidayat, dengan bukti Pesan Wa Fia tlp. Milik Nurjannah.

Setelah semuanya di sampaikan ada Hal terbesar yang siap membalik arah. haluan perahu hukum pasti mengikuti arah angin dan arus, bukan menghantam melawan arah,” tutur Nurjannah.

Dari hasil diskusinya Bersama Kasipenkum. Ardi sebagai jubir menjelaskan bahwa Kasus ini sudah pasti berada di tangani KAPOLRI dan KPK. maupun KEJAGUNG.
setelah selesai pemeriksaan BPK Provinsi Maluku.

Ditanya terkait perpindahan status tersangka atau penambahan tersangka sebagaimana dari hasil laporan atau hasil bukti kasus 33,3 M. yang sudah di kantongi oleh pihak Kejaksaan Tinggi? Sudah selesaikah atau bagaimana?
selain kasus PT. GIDIN BIPOLO. ?

Seperti apa kejelasan tersangka kedepan walaupun secara rahasia telah saya kantongi nama pelaku yang telak di jerat KPK?
Jubir Kajati yang ramah ini menyampaikan Kalau beberapa Pejabat Kabupaten Buru dan Buru Selatan sudah tiba waktunya untuk Persiapan masuk. Sebab kita sudah periksa beberapa bukti dan saksi, termasuk PJ. Bupati dan Mantan Bupati.

Apakah masih lama?
tanya saya.
“oh tidak, tunggu waktu saja. sesuai Kapan KAPOLRI. bersama KPK.

Nurjannah, juga menambahkan untuk kasus Dana Hibah 33.3 M tahun anggaran KPUD Buru, sudah pasti. Ada Keranda perang dan kuda Juga pion-pion tambahan.

Sementara Bagi Bendahara KPUD. saudara Rahma Helut Walaupun sebagai pelaku, tetapi Hanya sebagai tukang kasi makan kuda sehingga ketakutannya jika kuda tidak di beri makan dan minum pasti di tendang.
Keadaan terpaksa, yang membingungankan menimbulkan hasil Negatif.

Pasalnya, Nurjannah Rahawarin menjelaskan
Rahma nekat akibat permainan situkang penumbuk pedang, dia terpaksa tetapi dia bukan pengguna anggaran 33,3 M tersebut.” Itu yang menjadi keyakinan saya datang ke ruangan kejaksaan tinggi MALUKU,” tutup Rahawarin. (TF-1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://febm.umrah.ac.id/unik-kegiatan-mahasiswa-ukm/ https://siladikti.kopertis7.go.id/ https://cvpulsa.id/tutorial https://brida.sultengprov.go.id/ https://ppid.umrah.ac.id/ https://ppid.bpkad.jatengprov.go.id/