ORARI Ambon Didorong Perkuat Sinergi dan Kesiapsiagaan Komunikasi Darurat

filter: 0; jpegRotation: 0; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Night; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 0.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

Ambon, Terasfakta.com- Musyawarah Lokal (Muslok) ke-XI ORARI Lokal Kota Ambon resmi dibuka pada Sabtu, 22 November 2025, di Aula Kantor Dinas Kominfo Provinsi Maluku.

Sambutan Walikota Ambon yang dibacakan Kepala Dinas Kominfo dan Persendian Kota Ambon, Ronald H. Lekransy, menegaskan pentingnya peran ORARI sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga keterhubungan informasi, terutama pada situasi kedaruratan dan bencana.

Acara turut dihadiri Ketua ORARI Daerah Maluku, Ketua ORARI Lokal Kota Ambon, para anggota ORARI, serta sejumlah undangan.

Dalam sambutannya, Lekransy menyampaikan apresiasi Pemerintah Kota Ambon atas pengabdian panjang ORARI sebagai organisasi komunikasi amatir terbesar di Indonesia, yang telah berkiprah sejak 1968.

“ORARI telah menunjukkan kerja nyata bagi bangsa dan negara, terutama lewat dukungan komunikasi pada berbagai event nasional, termasuk pemilu, PON, dan kegiatan keagamaan. Peran mereka sangat vital saat terjadi kondisi darurat ketika komunikasi cepat dan akurat dibutuhkan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa peran ORARI juga melekat pada sejumlah lembaga penanggulangan bencana seperti BNPB, Basarnas, BPBD, PMI hingga BMKG, menjadikan organisasi ini bagian integral dari sistem respons bencana di Indonesia.

Mengutip amanat Undang-Undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi, Lekransy menekankan bahwa telekomunikasi bukan saja sarana pertukaran informasi, melainkan unsur strategis dalam persatuan bangsa, pemerintahan, pemerataan pembangunan, serta konektivitas masyarakat.

“Di tengah perkembangan teknologi komunikasi yang kian kompleks, ORARI tetap menjadi mitra penting pemerintah dalam menjaga keterhubungan informasi, terutama di saat situasi kegawatdaruratan,” kata Lekransy.

Tema Muslok XI, “Meningkatkan Kualitas, Solidaritas dan Sinergitas ORARI Untuk Ikut Mewujudkan Ambon yang Lebih Maju Dengan Semangat Beta Par Ambon, Ambon Par Beta,” dinilai sangat relevan bagi penguatan organisasi dan sinergi pembangunan daerah.

Dalam momentum Muslok ini, Lekransy mengajak ORARI memperkuat kapasitas, etika komunikasi, tata kelola organisasi, dan kesiapsiagaan menghadapi perkembangan teknologi yang sangat cepat, termasuk hadirnya perangkat komunikasi berbasis aplikasi digital.

“Pemerintah Kota Ambon membuka ruang kerja sama dan mendukung setiap langkah positif ORARI dalam pelayanan kepada masyarakat. Kami berharap Musyawarah ini melahirkan pemimpin yang visioner dan program kerja yang adaptif,” lanjutnya.

Di akhir sambutan, Lekransy secara resmi membuka Musyawarah Lokal ke-XI ORARI Lokal Kota Ambon. (E*L)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://febm.umrah.ac.id/unik-kegiatan-mahasiswa-ukm/ https://siladikti.kopertis7.go.id/ https://cvpulsa.id/tutorial https://brida.sultengprov.go.id/ https://ppid.umrah.ac.id/ https://ppid.bpkad.jatengprov.go.id/