Kominfo Ambon Gandeng 106 Media Percepat Smart City

Ambon, Terasfakta.com Pemerintah Kota Ambon menegaskan keseriusannya memperkuat tata kelola pemerintahan digital dan komunikasi publik yang transparan dengan menggandeng media secara strategis.

Komitmen itu ditegaskan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Kominfo) Kota Ambon, Ronald H. Lekransy, dalam doa bersama akhir tahun yang untuk pertama kalinya melibatkan insan pers sebagai mitra pemerintah yang berlangsung di Manise Hotel, Jumat (19/12/2025).

“Ini bukan sekadar doa syukur,Kominfo Ambon Gandeng 106 Media Percepat Smart City https://terasfakta.com/kominfo-ambon-gandeng-106-media-percepat-smart-city/ tapi ruang refleksi dan komitmen. Kominfo bersama media siap membantu Wali Kota dan Wakil Wali Kota membangun Ambon yang lebih baik, Ambon par samua,” tegas Lekransy, di hadapan Wakil Wali Kota Ambon, pimpinan OPD, tokoh agama, dan ratusan jurnalis media kerja sama.

Lekransy menyebut, momen doa bersama ini menjadi simbol penguatan kolaborasi antara pemerintah dan media. Sepanjang 2025, Kominfo mencatat kerja sama strategis dengan 106 media, jumlah yang dinilainya jauh melampaui rata-rata kerja sama media di daerah lain, termasuk di tingkat provinsi.

“Angka ini bukan kebetulan. Ada tujuan besar: memastikan seluruh pelayanan publik dan program pembangunan terinformasi secara cepat, akurat, dan terpercaya kepada masyarakat. Bukan hanya memberi informasi, tapi mendorong partisipasi publik,” katanya.

Menurut Lekransy, Kominfo memikul tiga peran utama. Pertama, menjamin komunikasi publik yang harmonis dan akurat antara pemerintah dan masyarakat. Kedua, mendorong transformasi digital layanan publik melalui sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE). Ketiga, memastikan keamanan siber atas seluruh sistem dan data pemerintah.

Ia mengungkapkan, hasil kerja kolaboratif lintas OPD mulai menunjukkan capaian konkret. Indeks Smart City Kota Ambon yang pada 2023 berada di angka 2,87 meningkat menjadi 3,1, dan terus dievaluasi untuk lompatan strategis berikutnya menuju Ambon Smart City.

Di bidang layanan digital, Kominfo mendorong percepatan tanda tangan elektronik, penguatan sistem perizinan berbasis aplikasi, pengelolaan call center dan command center, hingga pembangunan portal Satu Data Indonesia Kota Ambon yang memuat data statistik sektoral, data spasial, dan data keuangan secara terintegrasi.

“Data adalah fondasi kebijakan. Tanpa data yang rapi dan aman, pemerintah bisa tersandung masalah hukum di kemudian hari. Karena itu kami siapkan sistem pengarsipan digital internal Pemkot Ambon agar semua dokumen tersimpan dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujar Lekransy.

Ia juga menegaskan penguatan keamanan siber menjadi prioritas. Tahun depan, Kominfo berencana mengembangkan aplikasi khusus untuk melawan hoaks dan memantau arus informasi digital terkait Pemerintah Kota Ambon, termasuk evaluasi kinerja pemberitaan media berbasis data trafik.

“Semua ini bagian dari ikhtiar menjaga kepercayaan publik. Media adalah mitra strategis, bukan pelengkap. Kami bangga karena selama ini media bekerja profesional dan tidak mengecewakan,” katanya.

Menutup pernyataannya, Lekransy menyatakan optimisme memasuki 2026. Kominfo, kata dia, siap memperkuat kualitas publikasi, digitalisasi layanan publik, dan keamanan sistem demi mendukung penuh kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon.

“Ini amanah besar. Dan kami jalani dengan rasa syukur, tanggung jawab, serta komitmen untuk melayani masyarakat Kota Ambon,” pungkasnya. (E*L)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://febm.umrah.ac.id/unik-kegiatan-mahasiswa-ukm/ https://siladikti.kopertis7.go.id/ https://cvpulsa.id/tutorial https://brida.sultengprov.go.id/ https://ppid.umrah.ac.id/ https://ppid.bpkad.jatengprov.go.id/