Tim SAR Gabungan Evakuasi Warga Desa Nusantara di Gunung Api Banda

Ambon, Terasfakta.com- Upaya pendakian Gunung Api Banda nyaris berujung fatal. Seorang perempuan berusia 20 tahun asal Desa Nusantara, Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, harus dievakuasi Tim SAR Gabungan setelah mengalami cedera kaki saat menuruni lereng gunung, Minggu (8/2/2026) dini hari.

Kondisi yang membahayakan keselamatan jiwa itu pertama kali dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ambon sekitar pukul 00.20 WIT. Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas Ambon melalui Pos SAR Banda segera mengerahkan personel menuju lokasi kejadian di Gunung Api Banda.

Kepala Kantor SAR Ambon, Muhamad Arafah, mengatakan tim bergerak cepat meski operasi dilakukan pada malam hari dengan medan yang cukup ekstrem.

“Setelah menerima informasi, Tim SAR Gabungan langsung dikerahkan menuju lokasi untuk melakukan evakuasi korban. Tim tiba di lokasi sekitar pukul 02.25 WIT dan segera menyiapkan korban untuk dievakuasi dengan tetap mengutamakan faktor keselamatan,” ungkap Arafah.

Proses evakuasi berlangsung dalam kondisi cuaca berawan tebal, disertai angin dari arah barat hingga barat laut dengan kecepatan mencapai 20 knot. Meski demikian, operasi berjalan lancar.

“Alhamdulillah, sekitar pukul 04.40 WIT korban berhasil dievakuasi dengan selamat dan tiba di Desa Nusantara. Selanjutnya korban diserahkan kepada pihak keluarga,” tambahnya.

Arafah menjelaskan, korban bernama Tiara (20) diketahui mendaki Gunung Api Banda bersama sejumlah rekannya pada Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 15.02 WIT dengan rencana bermalam di puncak gunung.Namun rencana tersebut dibatalkan karena salah satu rekan yang membawa tenda tak kunjung tiba.

“Saat perjalanan turun, korban mengalami terkilir pada pergelangan kaki sehingga tidak mampu melanjutkan perjalanan. Setelah laporan diterima dan Operasi SAR dilaksanakan, korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat,” jelas Arafah.

Operasi SAR melibatkan rescuer Pos SAR Banda dan dibantu masyarakat setempat. Sarana yang digunakan antara lain rescue car Basarnas serta longboat milik warga.
Dengan berhasil dievakuasinya korban, Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup.

Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing disertai ucapan terima kasih dari Basarnas Ambon. (E*L)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://febm.umrah.ac.id/unik-kegiatan-mahasiswa-ukm/ https://siladikti.kopertis7.go.id/ https://cvpulsa.id/tutorial https://brida.sultengprov.go.id/ https://ppid.umrah.ac.id/ https://ppid.bpkad.jatengprov.go.id/