Basarnas Ambon Tutup Operasi SAR KM Indo Perkasa 03, Empat Korban Masih Hilang

Ambon, Terasfakta.com- Basarnas Ambon resmi menutup Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap korban tenggelamnya KM Indo Perkasa 03 di Perairan Laut Aru setelah pencarian intensif selama tujuh hari tidak membuahkan hasil tambahan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ambon, Muhamad Arafah, menyampaikan bahwa keputusan penghentian operasi SAR diambil berdasarkan hasil evaluasi bersama unsur SAR gabungan serta perwakilan keluarga korban.

“Operasi SAR telah dilaksanakan hingga hari ketujuh, namun tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan empat korban yang masih hilang. Setelah koordinasi dan evaluasi bersama, operasi SAR resmi dihentikan dan ditutup,” kata Arafah, Selasa (10/2/2026).

Pada hari terakhir operasi, dua Search and Rescue Unit (SRU) dikerahkan menggunakan RIB USS Dobo dan Speedboat BPBD Dobo untuk menyisir area pencarian sejauh kurang lebih 35 nautical mile ke arah utara dan barat Perairan Laut Aru. Namun, upaya tersebut terkendala kondisi cuaca yang tidak bersahabat.

Arafah menjelaskan, selama dua hari terakhir operasi, tim SAR gabungan menghadapi hujan sedang, angin barat laut dengan kecepatan hingga 26 knot, serta tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.

“Kendati cuaca cukup ekstrem, semangat tim di lapangan tetap terjaga dengan tetap mengedepankan keselamatan personel,” ujarnya.

Sebelumnya, Basarnas Ambon menerima informasi dari Tim DVI Polda Maluku terkait keberhasilan identifikasi satu korban yang dimakamkan di Desa Jerwatu, Kecamatan Aru Utara, atas nama Imam.

Dengan identifikasi tersebut, total korban meninggal dunia yang berhasil dikenali menjadi empat orang, sementara empat korban lainnya masih dinyatakan hilang.
Diketahui, KM Indo Perkasa 03 yang mengangkut 16 Anak Buah Kapal (ABK) dilaporkan tenggelam pada 2 Februari 2026 sekitar pukul 07.00 WIT di Perairan Pulau Wasir (Toba) Utara, Kabupaten Kepulauan Aru, akibat dihantam gelombang tinggi.

Informasi kejadian baru diterima Unit Siaga SAR Dobo pada 4 Februari 2026.
Hingga operasi SAR ditutup, tercatat delapan orang selamat, empat orang meninggal dunia, dan empat orang lainnya masih dalam pencarian.

Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas Ambon dan Unit Siaga SAR Dobo, Polair Polres Kepulauan Aru, Brimob Kompi C Kepulauan Aru, Lanal Aru, Kodam XV Pattimura, BPBD Dobo, RSUD Cendrawasih Dobo, DVI Polda Maluku, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta masyarakat setempat.

“Seluruh unsur SAR yang terlibat telah dikembalikan ke kesatuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih,” tutup Arafah. (E*L)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://febm.umrah.ac.id/unik-kegiatan-mahasiswa-ukm/ https://siladikti.kopertis7.go.id/ https://cvpulsa.id/tutorial https://brida.sultengprov.go.id/ https://ppid.umrah.ac.id/ https://ppid.bpkad.jatengprov.go.id/