AMBON, Terasfakta.com- Universitas Pattimura (Unpatti) kembali menorehkan sejarah akademik dengan mengukuhkan enam Guru Besar dalam Rapat Luar Biasa Senat yang digelar di Aula Rektorat Lantai II, Rabu (11/2/2026).
Momentum ini tak sekadar seremoni akademik, tetapi penegasan komitmen penguatan sumber daya manusia Maluku berbasis ilmu pengetahuan dan kolaborasi lintas sektor.
Pengukuhan dipimpin langsung Rektor Unpatti, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd., bersama Ketua Senat, Prof. Dr. S.E.M. Nirahua, S.H., M.Hum., dan dihadiri sekitar 500 undangan dari unsur pemerintah, TNI-Polri, kejaksaan, serta kalangan akademisi.
Komandan Komando Daerah Angkatan Laut IX (Kodaeral IX), Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., yang diwakili Sahli A Wilnas Kodaeral IX, Letkol Laut (KH) Priyo Dwi Mulyono, S.T., M.Han., turut menghadiri acara tersebut.
Kehadiran perwakilan Kodaeral IX menjadi penanda kuatnya sinergitas antara institusi pertahanan dan perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah berbasis riset dan inovasi.
Selain unsur militer, hadir pula Wakil Gubernur Maluku H. Abdullah Vanath, S.Sos., Wali Kota Ambon Drs. Bodewin Melkias Wattimena, M.Si., perwakilan Kodam XV/Pattimura, Polda Maluku, Kejaksaan Tinggi, serta tamu undangan lainnya.
Enam Guru Besar yang dikukuhkan masing-masing:
– Prof. Dr. Henry Junus Wattimanela, S.Si., M.Si. (Statistika Spasial – FMIPA)
– Prof. Dr. Imanuel Berly Delvis Kapelle, S.Si., M.Si. (Kimia Organik – FMIPA)
– Prof. Dr. Wilma Akihary, S.Pd., M.Hum. (Linguistik Terapan – FKIP)
– Prof. Wilma Latuny, S.T., M.Si., M.Phil., Ph.D. (Kecerdasan Buatan/AI – Fakultas Teknik)
– Prof. Dr. Ir. Pieter Th. Berhitu, S.T., M.T. (Perencanaan Wilayah – Fakultas Teknik)
– Prof. Dr. Kalvin Karuna, M.Pd. (Manajemen Pendidikan – FKIP).
Prosesi pengukuhan diawali dengan masuknya anggota Senat, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan Surat Keputusan Menteri, hingga penyampaian orasi ilmiah singkat sesuai kepakaran masing-masing Guru Besar.
Penambahan enam Guru Besar ini memperkuat kapasitas akademik Unpatti dalam menjawab tantangan pembangunan Maluku, mulai dari penguatan sains dan teknologi, kecerdasan buatan, perencanaan wilayah, hingga pengembangan pendidikan dan kebahasaan.
Diharapkan, kolaborasi antara Kodaeral IX dan Universitas Pattimura melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi – pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat semakin erat, khususnya dalam riset strategis dan pengembangan sumber daya manusia di wilayah kepulauan Maluku. (E*L)












