Bersama Kapolres Buru, Polwan Berperan Strategis di Polsek Namlea.

Namlea, Terasfakta.com- Ketua DPD Lembaga Ormas INTRAWIN, sekaligus Ketua DPW KOWAPPI dan Kabiro Terasfakta.com Kabupaten Buru, Nurjannah Rahawarin, mengapresiasi terobosan inovatif yang dilakukan oleh Briptu Yanti, seorang Polisi Wanita (Polwan) yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di Polsek Namlea, Kabupaten Buru.

Menurut Nurjannah, kiprah Briptu Yanti menjadi bukti nyata bahwa Polwan memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan sekaligus mengangkat martabat kesetaraan gender di lingkungan kepolisian.

“Kehadiran Briptu Yanti sebagai Bhabinkamtibmas pertama di Polsek Namlea merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam memberikan ruang bagi perempuan untuk berperan aktif, bukan hanya sebagai pelengkap, tetapi sebagai agen perubahan,” ujar Nurjannah Rahawarin di Namlea, Kamis (6/11/2025).

Sinergi Kepemimpinan Polsek Namlea

Di bawah kepemimpinan IPTU Charles Langitan, Polsek Namlea dikenal dengan pendekatan kepolisian yang inklusif dan humanis. IPTU Langitan memberi ruang luas bagi Polwan untuk menunjukkan kapasitas dan kontribusinya dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

Briptu Yanti, sebagai bagian dari strategi tersebut, aktif melaksanakan sosialisasi keamanan dan pendidikan hukum kepada masyarakat, terutama kepada kaum ibu dan kelompok perempuan.

“Biasanya, kalau sosialisasi dilakukan oleh polisi laki-laki, suasananya agak tegang. Tapi dengan Polwan seperti Briptu Yanti, masyarakat—terutama ibu-ibu—lebih terbuka dan mudah diajak berdialog,” ungkap Nurjannah, yang dikenal juga sebagai aktivis perempuan di Maluku.

Polwan dan Kesetaraan Gender dalam Kepolisian

Nurjannah menilai, di bawah dukungan Kapolres Buru AKBP Sulastri Sukidjang serta kepemimpinan terbuka IPTU Langitan, peran Polwan semakin terlihat nyata di berbagai lini kepolisian di Maluku.

“Polwan telah mengangkat martabat perempuan dalam kepolisian. Kita sudah punya empat sosok inspiratif — mulai dari IPDA Fani (mantan Kanit Lantas Ambon), AKBP Sulastri Sukidjang (Kapolres Buru), Rosita Umasugi (Kasi Humas Polda Maluku), hingga Briptu Yanti,” jelasnya.

Menurut Nurjannah, para Polwan tersebut membuktikan bahwa perempuan mampu menjalankan tugas-tugas kepolisian dengan profesional, disiplin, dan penuh empati.

Membangun Polisi Humanis dan Berkeadilan

Briptu Yanti bersama Kapolsek IPTU Charles Langitan rutin turun langsung ke lapangan, melaksanakan edukasi tentang keamanan lingkungan, pencegahan kriminalitas, serta pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga kondusifitas wilayah.

“Langkah-langkah seperti ini adalah bukti bahwa kepolisian kita semakin dekat dengan rakyat. Ini bukan sekadar tugas formal, tetapi juga bentuk pengabdian kemanusiaan,” tambah Nurjannah.

Harapan untuk Polri di Maluku

Menutup pernyataannya, Nurjannah Rahawarin menyampaikan apresiasi kepada Polres Buru dan seluruh jajaran yang telah mendukung peran aktif perempuan dalam tubuh Polri.

“Saya berharap Polwan seperti Briptu Yanti terus diberi ruang berkembang. Karena di era sekarang, Polwan bukan hanya simbol, tapi pilar penting dalam membangun kepolisian yang humanis, inklusif, dan berkeadilan,” pungkasnya. (TF-1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://febm.umrah.ac.id/unik-kegiatan-mahasiswa-ukm/ https://siladikti.kopertis7.go.id/ https://cvpulsa.id/tutorial https://brida.sultengprov.go.id/ https://ppid.umrah.ac.id/ https://ppid.bpkad.jatengprov.go.id/