Ambon, Terasfakta.com- SMA Negeri 10 Ambon terus melakukan pembenahan menyeluruh, tidak hanya pada aspek non-akademik, tetapi juga peningkatan kualitas akademik siswa.
Kepala SMA Negeri 10 Ambon, Jetty Latumaerissa, mengatakan pencapaian tersebut merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
“Kami sementara membenahi kondisi sekolah, bukan saja secara non-akademik, tetapi juga akademik. Tahun ini kami sudah mengikuti lomba Olimpiade MIPA tingkat Provinsi dan anak kami berhasil meraih juara satu Olimpiade Matematika,” ujar Jetty Latumaerissa kepada awak media di ruang kerjanya, Selasa (10/2/2026).
Ia menjelaskan, pihak sekolah tidak berhenti pada satu pencapaian. Saat ini, SMAN 10 Ambon kembali mempersiapkan siswa untuk mengikuti Olimpiade MIPA yang diselenggarakan Universitas Pattimura (Unpatti).
“Kami sementara mencoba lomba Olimpiade lagi di Unpatti. Semua ini kami lakukan untuk terus meningkatkan kualitas SMA Negeri 10 Ambon,” tambahnya.
Selain fokus pada prestasi akademik, SMAN 10 Ambon juga aktif mendukung program Pemerintah Kota Ambon dan Pemerintah Provinsi Maluku, khususnya dalam Lomba Adipura.
Dari Kota Ambon, hanya dua sekolah yang ikut serta, yakni SMAN 10 Ambon dan SMA Dian Harapan.
Saat ini, penilaian Lomba Adipura telah memasuki sesi ketiga. Sebagai bentuk dukungan, pihak sekolah melakukan pembersihan lingkungan di wilayah Latuhalat, serta mendukung pelaksanaan Sidang Klasis di Silale.
“Kerja bakti akan kami lakukan mulai dari Latuhalat sampai Silale, dekat Gereja. Ini bagian dari dukungan kami terhadap program pemerintah dan kegiatan masyarakat,” jelasnya.
Di sisi lain, SMAN 10 Ambon juga melakukan inovasi dalam pelaksanaan ujian sekolah. Tahun ini, model ujian praktik diubah menjadi pentas seni kolaboratif yang melibatkan mata pelajaran PJOK, Prakarya, dan Seni Budaya.
Persiapan pentas seni dijadwalkan mulai 2 Maret 2026, sementara ujian sekolah akan berlangsung pada 13 April 2026.
“Kami mohon dukungan semua pihak agar siswa-siswi SMA Negeri 10 Ambon dapat berhasil dan lulus 100 persen,” pungkas Jetty Latumaerissa. (E*L)












