AMBON, Terasfakta.com- Turnamen Gawang Mini Kehidupan Cup 2026 resmi dibuka di Stadion Gandaria Poka, Rumah Tiga, Kota Ambon, Jumat (24/04/2026), mengusung semangat olahraga, kebersamaan, dan kepedulian sosial dalam satu rangkaian kegiatan masyarakat.
Pembukaan turnamen tersebut dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Anggota DPD RI Novita Anakota, Anggota DPRD Provinsi Maluku Johan Lewerissa, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Ambon, serta pejabat Negeri Rumah Tiga.
Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan dukungan terhadap kegiatan yang mengintegrasikan olahraga dengan nilai sosial dan keagamaan.
Sambutan Wali Kota Ambon disampaikan oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Ambon, Rustam Simanjuntak.
Dalam pernyataannya, ia menekankan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga sarana mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.
“Turnamen ini menjadi ruang memperkuat persaudaraan, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan positif,” ungkap Rustam.
Ia menambahkan, nilai gotong royong dan keimanan tercermin dalam tujuan kegiatan, yakni mendukung pembangunan Gedung Gereja Kehidupan sebagai fasilitas ibadah bagi masyarakat setempat.
Menurutnya, inisiatif panitia patut diapresiasi karena mampu menghadirkan konsep kreatif yang menggabungkan olahraga dengan aksi sosial. Turnamen ini memiliki tiga tujuan utama, yakni menghimpun dana pembangunan gereja, mempererat silaturahmi antarwarga, serta mendorong gaya hidup sehat, khususnya bagi generasi muda.
Rustam menilai, kegiatan tersebut sejalan dengan program Pemerintah Kota Ambon yang menekankan pentingnya kebersamaan, partisipasi masyarakat, dan peningkatan kualitas hidup warga melalui olahraga.
Pemerintah Kota Ambon, lanjutnya, selama ini konsisten mendukung pengembangan olahraga, termasuk melalui penyelenggaraan Turnamen Wali Kota Cup yang melibatkan ratusan tim. Hal ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap sepak bola di daerah tersebut.
“Ambon memiliki potensi besar dalam melahirkan atlet berbakat. Kegiatan seperti ini menjadi wadah strategis untuk mengasah kemampuan sekaligus memperkuat ekosistem olahraga yang berkelanjutan,” katanya.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung, serta menjadikan turnamen sebagai sarana mempererat hubungan sosial, bukan semata-mata mengejar kemenangan.
“Esensi utama kegiatan ini adalah kebersamaan. Kemenangan sejati adalah ketika persaudaraan tetap terjaga,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Rustam menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara atas dedikasi dan kerja keras yang telah dilakukan, seraya berharap kegiatan ini memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Gedung Gereja Kehidupan dan manfaat luas bagi masyarakat Kota Ambon. (TF.2)












