AMBON,Terasfakta.com- Badan SAR Nasional (Basarnas) Ambon untuk Ta.2025 akan lakukan penambahan 2 Pos SAR, masing-masing di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) dan Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD). Hal ini disampaikan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ambon, Muhammad Arafah kepada awak media di ruang kerjanya, Rabu (8/01/2025).
Menurutnya, dilihat dari luas wilayah kerja dan tanggung jawab kantor pencarian dan pertolongan untuk wilayah Maluku yang terdiri dari 11 kabupaten/kota tentunya sangat luas.
“kami saat ini mempunyai 6 Pos SAR yang terdiri dari pulau Seram bagian timur (SBT) ada 6 personil, Tual ada 6 personil, di Kepulauan Aru ada 6 personil, di Saumlaki ada 6 personil, Banda ada 6 personil dan Pulau Buru ada 6 personil,” urainya.
Lanjut Arafah, di 6 titik lokasi ini ada terdapat alut yang namanya Rigid Inflatable Boad dengan kecepatan 30-40 knot, Yang bisa memberikan respon cepat untuk bantuan pencarian dan pertolongan.
Untuk di Tual, kata Arafah, ada kapal yang panjang 40 meter dan Rigid Inflatable Boat stenbay untuk membantu penyelamatan terhadap kecelakaan kapal di Wilayah Maluku Tenggara, Maluku Barat Daya, sampai kepulauan Aru.
Selain itu, di kota Ambon sendiri ada juga kapal 40 m untuk mengkaver Apabila ada terjadi kecelakaan kapal di pulau Seram dan pulau Buru sampai ke Banda.
“melihat dari luas wilayah ini tentunya masih kekurangan personil, dan kekurangan Pos SAR yang harus kita bentuk salah satunya rencana kami untuk membuka pos di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) dan Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD),” ungkapnya.
Oleh karena itu untuk kekuatan personil pada tahun 2025 ini kami diberikan tambahan Kuota sebanyak 28, tetapi hasil seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang sementara lulus SKD 20 orang.
“harapan saya, mereka bisa lolos dan bisa membantu dalam penambahan personil untuk mengisi 2 Pos SAR baru yang akan di bentuk,” ujarnnya.
Arafah juga menyampaikan, setelah pelantikan kepala daerah yang baru, tentunya akan dilaksanakan koordinasi dengan Pemerintah setempat. Terkait dengan pembentukan pos baru di dua kabupaten tersebut,.
“Tentunya keberadaan kami di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), dan Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), sangat mengharapkan dukungan yang positif dari Pemerintah setempat demi kelancaran tugas kami kedepan,” tutupnya. (E*L)












