Namlea, Terasfakta.com- Lembaga INTR-WIN ITW (Tim Lima Anti Korupsi dan Tegak Hukum) yang dipimpin oleh Nurjannah Rahawarin menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada jajaran Polres Kabupaten Buru atas komitmen dan konsistensi mereka dalam menegakkan hukum secara profesional, transparan, dan berintegritas sejak tahun 2016 hingga 2025.
Dalam pernyataannya, Nurjannah Rahawarin menjelaskan bahwa pihaknya telah mengumpulkan sejumlah dokumen penting dan data lapangan yang merekam berbagai prioritas kerja kepolisian Polres Buru di bawah kepemimpinan para Kapolres dari tahun ke tahun, mencakup penanganan kasus pembunuhan, korupsi, kriminalitas umum, serta laka lantas (kecelakaan lalu lintas).
“Kami dari INTRA–WIN ITW telah menelusuri dan menilai kinerja kepolisian Polres Buru dari masa kepemimpinan AKBP Aditya (2016–2017), AKBP Nur Rahman, hingga AKBP Sulastri Sukidjang yang kini menjabat Kapolres. Dari hasil pemantauan kami, tidak ditemukan praktik-praktik negatif seperti yang sering disinyalir masyarakat, misalnya kalimat ‘kalau ada uang habis perkara’. Justru sebaliknya, seluruh perkara diproses secara tegas dan transparan sesuai hukum positif,” ungkap Nurjannah Rahawarin di Namlea, Rabu (29/20/2025).
Lembaga INTRA–WIN ITW juga menyoroti sejumlah kasus penting yang berhasil diungkap oleh jajaran Polres Buru, di antaranya:
Kasus korupsi dana ADD tahun 2018 terkait proyek Solar Cell Tenaga Surya, yang ditangani secara tuntas dan profesional.
Penangkapan sindikat penyelundupan bahan kimia berbahaya (B3) di kawasan tambang emas ilegal Gunung Botak pada masa kepemimpinan AKBP Aditya.
Pengungkapan kasus pembakaran kantor KPUD Kabupaten Buru dengan tertangkapnya empat pelaku utama di masa AKBP Sulastri Sukidjang.
Penanganan cepat kasus-kasus pembunuhan oleh orang tak dikenal (OTK) oleh Tim Marsegu dan jajaran Reskrim Polres Buru.
Selain apresiasi kepada para Kapolres, Nurjannah Rahawarin juga menyoroti sosok Kapolsek Kota Namlea, Iptu Chares Langitan, sebagai contoh nyata dedikasi dan keteladanan di lapangan.
Menurutnya, Iptu Chares Langitan dikenal luas oleh masyarakat sebagai figur ramah, bijaksana, disiplin, dan mudah menyapa warga, namun tetap tegas dan berwibawa dalam menjalankan tugas.
“Kapolsek muda satu ini tidak segan turun langsung berpatroli di siang maupun malam hari untuk menjaga keamanan lingkungan. Bila mendapati anak muda yang mabuk di badan jalan atau terlibat tawuran, ia tak ragu bertindak tegas demi menjaga ketertiban umum. Ini contoh aparat yang berkarakter dan berkomitmen,” ujar Nurjannah.
Lembaga INTRA–WIN ITW juga menilai bahwa penanganan kasus laka lantas oleh Polres Buru dan jajarannya dilakukan dengan cepat, tanggap, dan berempati kepada korban maupun keluarga korban, sehingga semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian
“Kami melihat Polres Buru bukan hanya menegakkan hukum, tetapi juga menghadirkan rasa keadilan sosial bagi masyarakat. Tidak semua aparat Polri sama. Banyak di antara mereka yang benar-benar mengemban tanggung jawab di bahunya dengan penuh integritas. Kepada mereka, kita harus berikan penghargaan,” tutup Nurjannah Rahawarin, Ketua Lembaga INTRA–WIN ITW. (TF-1)












