Ambon, Terasfakta.com- Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Ambon menggagas dua program utama dalam upaya memperkuat persatuan dan kebersamaan lintas etnis di daerah ini. Dua program tersebut yakni Rumah Bhinneka dan Taman Pancasila, yang akan menjadi wadah kebudayaan sekaligus pusat ekonomi masyarakat berbasis paguyuban.
Ketua FPK Kota Ambon, Saiful Idrus Abbas, dalam wawancara bersama media menyampaikan bahwa forum ini berkomitmen untuk meningkatkan kebersamaan antar-pengurus serta memperluas peran FPK dalam implementasi nilai-nilai kebangsaan.
“Program-program kami ke depan bagaimana kita bisa meningkatkan kebersamaan antara pengurus dan seluruh etnis yang tergabung di FPK. Salah satunya melalui Rumah Bhinneka dan Taman Pancasila yang akan menjadi representasi dari berbagai paguyuban etnis di Ambon,” jelas Saiful.
Menurutnya, Rumah Bhinneka akan menampung berbagai rumah adat dan paguyuban, serta menyiapkan ruang bagi pelaku UMKM dan kegiatan budaya, sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Kalau program ini bisa direalisasikan oleh Pemerintah Kota, maka di sana akan ada rumah adat, UKM-UKM, dan tempat kegiatan budaya. Tentu ini akan berkontribusi terhadap ekonomi lokal dan bisa menjadi salah satu sumber pendapatan daerah,” tambahnya.
Selain sektor sosial dan budaya, FPK juga berupaya memperkuat kolaborasi dengan dunia perbankan. Menurut Saiful, kerja sama dengan pihak perbankan penting untuk membantu kelompok paguyuban dalam mengembangkan usaha.
“FPK akan menjadi jembatan antara pihak perbankan dan paguyuban, agar program-program ekonomi perbankan bisa menyentuh langsung masyarakat,” ungkapnya. .
Ia juga mengharapkan, dukungan pemerintah kota dapat mempercepat terwujudnya kedua program strategis tersebut sebagai simbol kebhinekaan dan persatuan masyarakat Ambon. (E*L)












