Ambon, Terasfakta.com- Dalam upaya menekan angka stunting di wilayah Kota Ambon, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Ambon bekerja sama dengan Human Initiative Regional Indonesia Timur meluncurkan Program Stunting Care di Negeri Laha, Rabu (5/11/2025).
Kepala Human Initiative Regional Indonesia Timur, M. Jabal Nur, mengatakan bahwa program ini merupakan bentuk intervensi langsung kepada 59 anak yang teridentifikasi mengalami stunting di Negeri Laha dan sekitarnya. “Kenapa Negeri Laha? Karena memang di Ambon, daerah ini memiliki angka stunting paling tinggi. Itulah sebabnya Laha menjadi fokus utama kami selama enam bulan ke depan,” ujarnya.
Program tersebut akan dilaksanakan dalam dua tahap. Pada tiga bulan pertama, anak-anak penerima manfaat akan mendapatkan makanan bergizi setiap hari berupa nasi, bubur, ayam, dan telur dengan kandungan protein yang telah disesuaikan bersama Puskesmas dan Balai POM. Sementara pada tiga bulan berikutnya, intervensi berlanjut dengan pemberian susu, telur, dan buah-buahan sebagai bentuk pemeliharaan gizi.
“Harapannya, melalui program ini angka stunting di Negeri Laha maupun di Kota Ambon dapat berkurang secara signifikan,” tambah Jabal Nur.
Dalam pelaksanaannya, Human Initiative menggandeng sejumlah pihak sebagai kolaborator, antara lain Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, Balai POM Ambon, BKKBN, STIKES Maluku Sada, serta Universitas Pattimura. “Semua mitra ini akan mendampingi proses pemantauan perkembangan gizi 59 anak peserta program,” jelasnya.
Selain pemberian makanan bergizi, program ini juga mencakup pelatihan bagi para orang tua tentang ketahanan pangan keluarga. “Kami ingin menyadarkan para orang tua agar ikut berperan menjaga asupan gizi anak, tidak hanya mengandalkan bantuan dari program,” tutupnya. (E*L)












