Namlea,Terasfakta.com-Kapolres Buru, AKBP. Sulastri Sukidjang, SH, S.I.K, MM, didampingi Waka Polres, Kompol, Akmil Djapa, S.Ag, melakukan panen jagung di Desa Wailo, Kecamatan Wailata, Sabtu, (25/1/2025)
Turut dalam panen jagung ; Kabag Ops Polres Buru AKP Denny Indrawan Lubis, Kabag Ren AKP Hafifi Yahelissa, Kasat Intelkam Polres Buru AKP Ardiansyah R.H, Kasat Polairud Polres Buru AKP A. Sambas, Kasat Reskrim Polres Buru AKP I Kadek Dwi Pramatha Putra, Kasat Lantas Polres Buru AKP ASWAN PROYOGO, Kasat Narkoba Polres Buru Iptu Fahrul Sabban, Kasat Binmas Polres Buru Iptu Bachtiar Teppo, Kasat Tahti Polres Buru Iptu Zainal, dan Kasiwas Polres Buru Ipda Ridwan Kasten.
Kapolres Buru AKBP Sulastri Sukidjang dalam sambutannya menjelaskan, bahwa jagung yang dipanen adalah jenis paragon yang ditanam di atas lahan seluas 2 hektar oleh Babinkamtibmas desa Waitina dan masa tanamnya hanya 75 hari.
Menurutnya, panen kali ini adalah yang ketiga kali dilakukan oleh Polres Buru, sebelumnya panen di lahan Polsek Namlea, dan Waiperang.
Lebih Lanjut Kapolres mengatakan, Polres Buru menargetkan dalam tahun 2025 ini dapat menanam jagung sebanyak 10 hektar. “Saat ini Polres Buru telah menanam jagung sebanyak 6 hektar dari target 10 hektar” Ungkap Kapolres.
Selain itu, kata Kapolres, program penanaman jagung tidak hanya untuk menumbuhkan ekonomi desa tetapi juga selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pedesaan.
“Saya memberikan apresiasi kepada seluruh Polsek jajaran dan Babinkamtibmas yang telah bekerjasama dengan kelompok tani dan masyarakat setempat dalam mewujudkan program ini,”beber Kapolres.
Di akhir sambutannya kapollres memberi motivasi dan terus mendorong kreativitas dan inovasi di setiap desa di kecamatan agar program ini dapat berjalan maksimal. “Mari kita optimalkan program penanaman jagung ini,” tutup Kapolres. (TF-1)










