Pelindo Regional 4 Ambon Luncurkan Program TJSL “Stunting Care” di Negeri Laha

filter: 0; jpegRotation: 0; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Hdr; cct_value: 0; AI_Scene: (0, -1); aec_lux: 0.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

Ambon, Terasfakta.com- PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Pelindo Regional 4 Ambon resmi meluncurkan program Stunting Care melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di Negeri Laha, Kecamatan Teluk Ambon, Rabu (5/11/2025). Program ini menjadi bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap isu kesehatan masyarakat, khususnya dalam penanganan stunting di wilayah sekitar pelabuhan.

General Manager Pelindo Regional 4 Ambon, Zahlan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kewajiban moral dan sosial perusahaan sesuai mandat pemerintah kepada seluruh BUMN untuk memberikan kontribusi kepada lingkungan sekitar.

“BUMN yang memperoleh laba memiliki kewajiban menyisihkan sebagian keuntungannya untuk lingkungan di mana perusahaan itu berada. Salah satunya melalui penyaluran program TJSL atau CSR,” ungkap Zahlan kepada wartawan di lokasi kegiatan.

Menurutnya, program TJSL Pelindo tidak hanya berfokus pada bidang kesehatan, tetapi juga meliputi pendidikan, sosial, dan lingkungan. Sejumlah kegiatan yang telah dilakukan antara lain bantuan renovasi tempat ibadah, pemberian beasiswa, penyaluran sembako bagi masyarakat kurang mampu, serta penghijauan di wilayah-wilayah tertentu.

Dalam kesempatan itu, Zahlan mengungkapkan alasan Negeri Laha dipilih sebagai lokasi pelaksanaan program Stunting Care. Berdasarkan hasil survei dari lembaga Human Initiative, Desa Laha tercatat memiliki angka stunting tertinggi di Kota Ambon.

“Kami memberikan apresiasi kepada Human Initiative atas kerja sama dan inisiatifnya. Data yang mereka sampaikan menjadi dasar kami memilih Laha sebagai lokasi prioritas untuk penanganan stunting,” ujarnya.

Program ini akan berlangsung selama enam bulan dengan melibatkan Dinas Kesehatan, tenaga gizi, dan Human Initiative sebagai mitra pelaksana. Pelindo berharap setelah periode tersebut, angka stunting di Negeri Laha dapat ditekan hingga nol kasus.

“Harapan kami, ke depan generasi di daerah ini bisa tumbuh sehat, berpendidikan, dan menjadi penerus yang mampu berkontribusi bagi daerah maupun negara,” tutup Zahlan.

Program Stunting Care ini diharapkan menjadi contoh kolaborasi antara BUMN dan masyarakat dalam mendukung program nasional percepatan penurunan stunting. (E*L)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://febm.umrah.ac.id/unik-kegiatan-mahasiswa-ukm/ https://siladikti.kopertis7.go.id/ https://cvpulsa.id/tutorial https://brida.sultengprov.go.id/ https://ppid.umrah.ac.id/ https://ppid.bpkad.jatengprov.go.id/