AMBON, TerasFakta.com – Suasana khidmat dan penuh makna menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) Kapahaha, Tantui, Sabtu (6/9/2025), saat Pemerintah Kota Ambon menggelar upacara ziarah dan tabur bunga dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-450 Kota Ambon. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian penting peringatan hari jadi kota tertua di Provinsi Maluku tersebut, sebagai bentuk penghormatan kepada jasa dan pengorbanan para pahlawan bangsa.
Upacara ziarah dipimpin langsung oleh Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, didampingi Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisuta. Turut hadir Penjabat Sekretaris Kota Ambon Robby Sapulette, Ketua DPRD Kota Ambon Morits Tamaela, unsur Forkopimda, Kapolresta Ambon Kombes Pol Yoga Prima Setya, perwakilan Dandim 1504/Ambon, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Ambon.
Seluruh peserta upacara tampak mengenakan pakaian adat Ambon, Baju Cele, yang semakin menambah nuansa budaya dan kekhidmatan acara. Prosesi diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga dan tabur bunga di pusara sebagai simbol penghargaan dan rasa terima kasih atas jasa besar para pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi bangsa dan daerah.
Dalam sambutannya, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menegaskan bahwa kegiatan ziarah dan tabur bunga ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk mengingat kembali nilai-nilai perjuangan para pahlawan. Ia menekankan bahwa kemerdekaan dan pembangunan yang dinikmati saat ini merupakan buah dari pengorbanan generasi pendahulu.
“Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi pengingat bahwa kita bisa berdiri hari ini karena pengorbanan para pahlawan. Semoga arwah mereka diterima Tuhan, dan kita mendapat semangat baru untuk terus membangun Ambon menjadi lebih baik,” ujar Wattimena.
Menurutnya, peringatan HUT ke-450 Kota Ambon harus dimaknai sebagai ajakan untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan tema peringatan tahun ini, yakni “Bergerak Bersama Par Ambon, Maluku deng Indonesia Pung Bae,” yang mengandung pesan agar seluruh warga bergandeng tangan dalam membangun kota.
Wattimena menegaskan bahwa tema tersebut tidak boleh hanya menjadi slogan, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghargai, menjaga persatuan, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
“Tema ini harus kita wujudkan dalam keseharian. Dengan kebersamaan, Ambon tidak hanya sekadar kota yang berusia 450 tahun, tetapi kota yang siap melangkah jauh ke depan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Wali Kota menyampaikan bahwa upacara ziarah ke TMP Kapahaha juga memiliki makna edukatif, khususnya bagi generasi muda. Ia berharap kegiatan ini dapat menanamkan kesadaran sejarah dan menumbuhkan rasa cinta terhadap daerah serta bangsa, sehingga generasi penerus tidak melupakan jasa para pahlawan.
“Generasi muda harus tahu dari mana kita berasal dan bagaimana perjuangan para pendahulu. Dari sanalah tumbuh rasa tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan membangun Ambon dengan penuh cinta dan dedikasi,” ujarnya.
Pemerintah Kota Ambon berharap, melalui peringatan HUT ke-450 yang diawali dengan ziarah dan tabur bunga, semangat perjuangan para pahlawan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai orang basudara, serta bersama-sama mewujudkan Ambon yang aman, damai, dan sejahtera.












