Setahun Kepemimpinan, Wali Kota Ambon Dorong UMKM

AMBON, Terasfakta.com- Tepat satu tahun memimpin Kota Ambon, Wali Kota Bodewin Wattimena menegaskan komitmen membangun ekosistem usaha berkelanjutan dan memperkuat kepedulian sosial melalui peluncuran 19 booth UMKM serta penyerahan 800 paket sembako bagi buruh kebersihan.

Penegasan itu disampaikan dalam Apel Pagi Pemerintah Kota Ambon yang dirangkaikan dengan launching booth UMKM, pembagian sembako, pemeriksaan kesehatan gratis, dan agenda Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jumpa Rakyat (WAJAR), di RTP Wainitu, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Jumat (20/02/2026).

Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Wali Kota Ely Toisutta, Penjabat Sekretaris Kota Roby Sapulette, Ketua TP-PKK Kota Ambon, pimpinan OPD, kepala sekolah dan puskesmas, para camat, lurah, kepala desa dan raja, serta ASN lingkup Pemerintah Kota Ambon.

Dalam sambutannya, Bodewin menyatakan apel pagi kali ini menjadi momentum pemanfaatan perdana RTP Wainitu sebagai ruang publik produktif. Pemerintah Kota, kata dia, telah membentuk tim “Tera Kota” yang melibatkan komunitas anak muda untuk mengelola kawasan tersebut.

“Pada tahap pertama telah diserahkan 19 booth container kepada pelaku UMKM. Kita ingin RTP ini hidup, ekosistemnya terbangun, dan memberi dampak bagi warga sekitar,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah membuka peluang penambahan sekitar 20 booth tambahan, terutama bagi warga sekitar yang telah lama bergelut di sektor UMKM.

Selain di RTP Wainitu, penataan dan dukungan serupa juga dilakukan di RTP Air Salobar dan RTP Amahusu.

Menurut Bodewin, penguatan UMKM di ruang publik merupakan langkah strategis membangun ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan.

“Kita berharap semua ini terlaksana dengan baik untuk kepentingan UMKM dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” katanya.

Pada momentum satu tahun kepemimpinan bersama Wakil Wali Kota, Pemerintah Kota juga menyerahkan sekitar 800 paket sembako kepada penyapu jalan dan pengangkut sampah sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi menjaga kebersihan kota.

“Apresiasi ini bukan sekadar bantuan. Kehadiran mereka harus mengingatkan kita semua untuk tidak membuang sampah sembarangan. Menghargai kerja mereka dengan cara menjaga kebersihan,” tegasnya.

Ia menekankan, tanggung jawab kebersihan kota tidak hanya berada di pundak petugas, melainkan membutuhkan kesadaran kolektif masyarakat. Dengan disiplin membuang sampah pada tempat dan waktu yang tepat, beban kerja petugas dapat diringankan dan kualitas lingkungan kota tetap terjaga.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pemeriksaan kesehatan gratis serta dialog langsung bersama masyarakat melalui agenda WAJAR.

Pada sore harinya, peringatan satu tahun kepemimpinan ditutup dengan Festival Ramadan dan buka puasa bersama di depan Masjid Raya Al Fatah.

Bodewin menyatakan capaian satu tahun pemerintahan merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran ASN dan dukungan masyarakat.

“Apa yang kita peroleh selama setahun ini adalah kerja bersama, bukan kerja saya dan Ibu Wakil semata. Soal hasil, biarlah publik yang menilai. Yang pasti, kami telah berusaha dan bekerja keras menjalankan tanggung jawab pemerintahan,” pungkasnya.

Ia berharap momentum satu tahun kepemimpinan menjadi penguat semangat seluruh elemen Pemerintah Kota dan masyarakat untuk terus bekerja demi Ambon yang semakin maju. (E*L)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://febm.umrah.ac.id/unik-kegiatan-mahasiswa-ukm/ https://siladikti.kopertis7.go.id/ https://cvpulsa.id/tutorial https://brida.sultengprov.go.id/ https://ppid.umrah.ac.id/ https://ppid.bpkad.jatengprov.go.id/