Ambon,Terasfakta.com- Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Desa Laha menggelar Pawai Akbar lewat laut yang akan berlangsung pada malam 30 maret 2025. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari masyarakat Desa Laha dan sekitarnya.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperingati, hari besar keagamaan dan mengajak anak muda untuk takbiran dilaut untuk mencegah angka kecelakaan bertambah di malam takbiran dan juga sebagai momentum untuk mempererat silaturahmi antar masyarakat.
Ketua Panitia Pawai Akbar, Dude Marlin Hsyafi menyampaikan kegitan ini muncul atas inisiatif masyarakat Desa Laha, karena di desa Laha 90℅ profesi masyarakat nya nelayan, untuk itu anak-anak muda di ajak tidak usah ikut takbiran didarat Karena setiap tahun pasti ada kecelakaan.
“Untuk itu kita mengajak generasi muda demi keselamatan mereka dan untuk menjaga kamtibmas dirubah yang tadinya takbiran didarat dipindahkan ke laut,” Kata ketua Panitia Dude.
Menurutnya, kegitan ini akan berlangsung pada tanggal 30 Maret 2025, tepatnya jam 9 malam dan pelepasan dari Negeri Laha terus ke Air manis setelah itu, rutenya pesisir laut Tawiri, Riang, Hative Besar, Wayame, Kota Jawa, Wailela terus sampai ke arah JMP, putar ke Galala belakang di RS Siloam, terus arah Tantui Polda Maluku, Kapaha, Batu Merah, seterusnya ke Pelabuhan Yorsudarso, Waihaong, Benteng, Air Salobar, Negeri Amahusu depan Hotel Tirta dan setelah itu kembali ke Negeri Laha.
“Armada yang dipakai untuk kegiatan ada 15 Arumbai untuk peserta kegiatan, juga ditambah 1 kapal motor untuk Raja Negeri Laha bersama staf Pemerintahan dan bersama orang-orang genderang takbiran, dan sawatan serta awak media yang ikut,” Jelas ketua Panitia Dude
Ia juga menambahkan, Kegiatan ini termasuk takbiran damai dan akan menjadi agenda Tahunan untuk itu ke depan dari negeri-negeri lain yang mau gabung dipersilakan karena kegiatan ini benar-benar terbuka, akan tapi ada aturan yang sudah ditetapkan oleh panitia misalnya tidak terpengaruh masalah narkoba dan minuman keras karena itu tidakk boleh terjadi
Selain itu, kata Ketua Panitia Dude, Kegiatan ini sangat mendapat dukungan dan aspirasi dari Walikota Ambon Bodewin Wattimena. Dan juga kerja sama dengan pihak keamanan seperti pengawalan dari Pihak Basarnas, Polresta Pulau Ambon, Polairud dan Kodim 1504 Ambon
” Dengan adanya kegiatan ini dapat berdampak positif untuk kita semua, dan dapat lebih mempererat tapi silaturahmi antar umat beragama di kota Ambon,” harap Ketua Panitia Dude.
Diwaktu yang sama Sekretaris Panitia, Iwan Pattiasina menjelaskan, kedepan kegiatan ini kalau bisa dilakukan Bukan saja di negeri Laha, akan tetapi dari desa-desa lain juga bisa ikut serta.
“berarti dengan adanya kegitan ini persatuan dan kesatuan umat beragama di kota Ambon antara masyarakat itu semakin terjaga dengan baik. Dengan begitu kita dapat membantu Pemerintah Daerah untuk ciptakan Ambon yang damai dan humanis, ” Kata Sekretaris Panitia Pattiasina. (E*L)












