AMBON, terasfakta.com — Pemerintah Kota Ambon menyatakan dukungan penuh sekaligus menyambut dengan sukacita pelaksanaan Sidang Majelis Daerah Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) Gereja Bethel Indonesia (GBI) Maluku tahun pelayanan 2025–2026 yang digelar di Kota Ambon. Kegiatan tersebut menjadi wadah penting bagi GBI Maluku untuk memperkuat eksistensi gereja dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada umat, sekaligus mempererat kemitraan dengan pemerintah daerah.
Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelaksanaan sidang ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda rutin gerejawi, melainkan mampu menghasilkan kebijakan-kebijakan internal yang berdampak langsung terhadap penguatan gereja, pelayanan, serta kesejahteraan jemaat. Ia menilai sidang tersebut memiliki nilai strategis dalam menentukan arah pelayanan GBI Maluku ke depan.
“Kami menyambut baik pelaksanaan Sidang Majelis ini, dengan harapan agar dapat melahirkan kebijakan-kebijakan strategis yang bukan hanya memperkuat pelayanan secara internal, tetapi juga menjadikan GBI sebagai gereja yang menyuarakan hal-hal baik, atau suara kenabian bagi umat,” ujar Wattimena dalam kesempatan itu.
Menurutnya, kekuatan internal gereja merupakan fondasi utama yang menentukan keberhasilan program pelayanan. Karena itu, ia mengingatkan bahwa kegiatan tersebut tidak boleh berhenti pada seremoni, tetapi harus mampu menghasilkan keputusan-keputusan konstruktif yang memberikan nilai tambah bagi seluruh jemaat dan pelayanan GBI secara menyeluruh. “Kalau gereja kuat secara internal, program pelayanan pasti berjalan baik dan umat pun akan terlayani dengan maksimal,” katanya.
Wali Kota juga berharap agar GBI mampu menempatkan diri sebagai mitra pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan sosial yang berkembang di Kota Ambon. Ia menegaskan bahwa pemerintah membutuhkan dukungan moral, spiritual, dan partisipasi aktif dari seluruh elemen gereja dalam membangun lingkungan sosial yang harmonis dan produktif. “GBI harus menjadi gereja yang bersaksi dan turut menggumuli berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dan pemerintah. Kami butuh topangan doa dan dukungan nyata dari seluruh pihak, termasuk GBI,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wattimena menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Ambon senantiasa terbuka untuk bekerja sama dalam berbagai program keagamaan, sosial, dan kemasyarakatan yang diinisiasi GBI. Ia percaya GBI memiliki sumber daya manusia yang mumpuni dan mampu memberikan kontribusi pemikiran bagi pembangunan kota. “Kami percaya kumpulan orang-orang baik dan hebat di GBI bisa memberikan masukan, saran, dan dorongan positif bagi kami di pemerintah,” tegasnya.
Ia menutup sambutannya dengan harapan agar hasil sidang dapat melahirkan program pelayanan yang selaras dengan visi Pemerintah Kota Ambon dalam meningkatkan kualitas spiritual dan kehidupan masyarakat. “Kami ingin kemitraan ini benar-benar terwujud agar bersama-sama kita bisa membangun Ambon yang lebih baik di masa mendatang,” pungkas Wattimena.












